•  
  • Dinas Peternakan Kabupaten Gunungkidul
Selasa, 03 Mei 2011 - 13:14:24 WIB
Daging yang Aman Sehat Utuh dan Halal
Diposting oleh : Adminweb
Kategori: Artikel - Dibaca: 1885 kali

Daging sudah menjadi bagian dari kehidupan manusia sehari-hari. Masyarakat yang semakin makmur dan sejahtera senantiasa menyertakan daging dalam menu makanan keluarga. Terkadang daging yang dikonsumsi tidak diketahui darimana asa muasalnya, yang penting sesudah dimasak menjadi enak rasanya.  Mengantisipasi hal tersebut Dinas Peternakan Kabupaten Gunungkidul gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang daging yang aman untuk dikonsumsi.  Gerakan yang diluncurkan adalah Peduli ASUH, yaitu gerakan dari masyarakat konsumen dan produsen secara bertahap dan terus menerus dalam memahami dan mewujudkan nilai-nilai ASUH.

Kata ASUH mengandung 4 (empat) pengertian, yaitu:

Aman: Tidak mengandung penyakit dan residu unsur lain yang apat menyebabkan penyakit dan mengganggu kesehatan. Sehat: mengandung zat-zat yang berguna bagi kesehatan dan pertumbuhan tubuh. Utuh: tidak dicampur dengan bagian lain dari hewan tersebut atau bagian dari hewan lain. Halal: dipotong dan ditangani sesuai dengan syariat Islam.

Daging yang rusak dikarenakan kontaminasi kuman di dalam daging. Kontaminasi ini bisa disebabkan oleh sentuhan daging dengan benda-benda disekelilingnya. Daging yang ASUH dapat dilihat dari karakteristik kualitasnya.

Daging sapi: warna merah cerah (tidak gelap, tidak pucat, tidak kebiruan), bau spesifik, serat daging halus dan berlemak, kenyal, lapisan lemak kekuningan. Daging kerbau: merah, serat otot kasar, lemak warna putih. Daging kuda: merah kecoklatan, serat kasar dan panjang, kenyal padat. Daging domba: merah terang, bau amonia kas daging domba, serat halus, kenyal padat. Daging kambing: pucat, bau amonia kas, serat halus, kenyal padat. Daging babi: pucat merah muda, bau spesifik, lemak kelabu putih, serat halus, kenyal padat. Daging ayam: karkas utuh dan bersih dari kotoran, putih agak mengkilat, kedua paha normal dan simetris, kedua sayap simetris, di bawah sayap tidak kelihatan pembuluh darah.

Ciri daging ayam bangkai/tiren: bagian kepala dan leher kelihatan biru sampai kehitaman, daging berwarna merah kecoklatan sampai biru kehitaman karena darah tidak keluar, pembuluh darah di bawah sayap terlihat adanya bekuan/bendungan darah, bau daging anyir, bila ditekan terasa lembek dan berlendir. 

 



131 Komentar :

istri saiful jamil meninggal
03 September 2011 - 18:42:48 WIB

Ada informasi terbaru disini....
kata kata mutiara
22 Agustus 2012 - 19:30:58 WIB

ini baru ada isiny www.rifhi.com
Berita Terkini
03 September 2012 - 18:34:13 WIB

bermanfaat sekali informasinya http://psychocantropus.blogspot.com/
Sehat Alami Dengan Produk Indonesia
22 Oktober 2012 - 10:30:12 WIB

memang harus di periksa daging yg ada d pasar
Gemscool Lost Saga Daftar
25 Oktober 2012 - 02:20:33 WIB

betul !!!
baju korea
28 November 2012 - 06:22:22 WIB

halal yang utama..http://jacketkorea.wordpress.com/
harga tv
26 Januari 2013 - 01:21:37 WIB

makasih banyaj atas sharing infonya!
Oli Motor
31 Januari 2013 - 10:44:00 WIB

Postingan yang membawa manfaat..
Tetap posting untuk wacana anak bangsa!

Yamaha Mio
02 Februari 2013 - 13:28:46 WIB

Informasi yang sangat menarik

Berita Terbaru
08 Februari 2013 - 12:29:53 WIB

Terimasih info yang sangat menarik
<< First | < Prev | 1 | 2 | 3 | ... | 14 | Next > | Last >>

Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)